Saat ini banyak sekali limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan. Cairan tersebut bisa berasal dari sisa memasak, mencuci, mandi, hingga kotoran saat sedang buang air besar. Biasanya limbah tersebut akan dibuang langsung ke panampungan umum. Hal ini tentunya akan membuat lingkungan tercemar karena limbah tidak diolah terlebih dahulu.

Penanganan Limbah Domestik Dengan IPAL Sistem Anaerob-Aerob

Untuk mengurangi dampak negartif dari pembuangan limbah tersebut, dibuatlah peralatan IPAL atau Instalasi Pengolahan Air Limbah. IPAL adalah suatu struktur peralatan yang dirancang sedemikian rupa dan khusus untuk mengolah limbah agar bisa dibuang ke saluran umum. Hasil dari pengolahan ini tidak lagi mencemari saluran umum bahkan ada yang bisa dimanfatkan kembali walaupun asalnya dari cairan limbah.

Biasanya, rumah – rumah yang belum paham tentang pengolahan limbah rumah tangga akan langsung membuang limbahnya ke saluran umum dan mencemari lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pengolahan limbah yang efektif, salah satunya dengan menggunakan sistem aerob – anaerob. Sistem ini sangat cocok untuk kapasitas yang tidak terlalu besar, seperti kos-kosan mahasiwa, apartemen, hingga hotel.

Seperti yang kita ketahui, proses pengolahan limbah dengan sistem aerob – anaerob cukup sederhana untuk Anda praktikkan di rumah sendiri. Langkah pertama dalam IPAL aerob anaerop ini adalah cairan limbah domestik harus masuk terlebih dahulu ke bak endapan pertama. Di bak ini, limbah akan dipisah. Jika cairan limbah mengandung padatan seperti pasir maka akan mengendap, sedangkan jika cairan limbah mengandung unsur minyak maka akan mengambang di permukaan. Lalu, cairan limbah yang lolos dari filter ini akan menuju ke pipa-pipa untuk proses selanjutnya.

Air limbah yang sudah bebas dari padatan dan cairan yang mengganggu seperti akan masuk ke bak anaerob. Bak ini merupakan wadah yang berisi bahan biofilter. Di wadah ini, cairan limbah disaring kembali dengan bahan biofilter. Penyaringan ini menggunakan sistem bawah atas di mana partikel yang tidak kuat dengan arus akan tertinggal ke atas, sedangkan cairan yang bersih dari partikel akan terbawa aliran. Aliran inilah yang bisa Anda manfaatkan kembali untuk menyiram kotoran di toilet bahkan bisa untuk menyiram tanaman.

Penanganan Limbah Domestik Dengan IPAL Sistem Anaerob-Aerob

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *