jokowi hibahkan keris ke museum

Presiden Joko Widodo akan menyumbangkan beberapa kerisnya ke Museum Keris Nusantara. Salah satunya diberi keris oleh perdana menteri Belanda, Mark Rutte, beberapa waktu lalu. “Saya akan memberikannya), yang salah satunya disampaikan oleh Perdana Menteri Belanda kemarin, saya akan membawanya kembali ke Solo nanti,” kata Jokowi saat Museum Keris Nusantara diresmikan pada Rabu (9/9/2017). Tidak hanya itu, Jokowi juga akan menyumbangkan koleksi keris pribadinya ke Museum Keris Nusantara. “Termasuk keris yang saya miliki, saya sudah menahannya di sini, lulus, dirawat di museum, saya tidak bisa mengurus diri sendiri,” katanya.

Setelah upacara peresmian tersebut, para wartawan bertanya, jumlah keris yang telah dikumpulkan Jokowi. Namun, Jokowi tidak memberikan jawaban rinci. “Nah, hitungan baseball,” katanya. (Read: Jokowi Dipameri Cerita Keris oleh Erdogan dan Putin …) Setelah Museum Keris Nusantara berdiri, ia bermaksud mengalokasikan sekitar lima keris untuk ditempatkan di sana. “Saya akan menyampaikannya kepada Pak Wali (Walikota Surakarta) Mungkin saya ingin mengirim satu, dua, tiga atau lima,” katanya. Museum mapan berasal dari APBN, APBD dan dana donor terdiri dari lima lantai. Museum yang dibangun pada tahun 2013 dan menyimpan 400 keris dan senjata tradisional lainnya dari seluruh Indonesia. Jokowi membuka pembukaan museum dengan memotong pita yang diamati oleh Walikota Solo F.X Rudyatmo, Guernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan tamu lainnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon adalah sosok yang memiliki hobi mengumpulkan kepulauan keris. Ia mengaku, saat ini memiliki sekitar 1000 kris kepulauan yang tersimpan di perpustakaannya. Keris yang ia kumpulkan sejak 20 tahun yang lalu atau sekitar tahun 1998, sebelum ia menjabat sebagai wakil ketua DPR. Menurut Fadli Zon, koleksi keris berasal dari berbagai tipe tangguh (era produksi). Dari Kediri, Singosari, Mataram dan lainnya.

“Keris tertua koleksi saya mungkin sekitar 1000 tahun dengan Kediri,” kata pria yang juga memimpin sekretariat nasional parfum Indonesia (SNKI) setelah membuka Festival Keris 2017 di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Jawa Tengah, Sabtu 25/11/2017). Terlepas dari kenyataan bahwa ia memiliki banyak koleksi kepulauan Kris, Fadli Sun mengklaim bahwa ia telah melaporkan kekayaannya melalui Laporan Kekayaan Negara Milik Negara (LHKPN). “Saya melaporkannya saat membelinya di awal waktu, tapi saya mengumpulkan keris dari nusantara jauh sebelum saya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat,” kata politisi partai Gerindra tersebut. “Sebelum pengobatan saya juga dibantu untuk mencuci kerabat teman saya (cuci) dan keris warangi (mandi),” tambahnya. Selain itu, kata Fadli Sun, kurator Kurur di Indonesia masih sedikit. Itulah sebabnya dia berharap agar Kampus ISI Solo bisa memberi kurator untuk menilai kerisnya. Mulai dari sisi keindahan, bentuk, keutuhan, dan sebagainya. Kedua baru dan lama .

referensi : jual keriswww.tias.com

Jokowi beri hibah keris ke museum
Tagged on:                                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *